Ini Hasil dari belajar.....
Welcome to My BLOG
Sabtu, 12 Oktober 2019
Selasa, 01 November 2016
Pengertian dvd-rw,
blu-ray & memory card
DVD RW
Pengertian :
DVD RW merupakan drive terlengkap yang ada dipasaran sekarang
selain mampu membaca semua jenis cd dan dvd dan juga mampu membaca dvd-ram dan
juga mampu untuk menulis pada semua jenis kepingan, baik cd kosong, dvd kosong,
dan juga dvd ram. DVD RW adalah cakram optik yang dapat ditulis kembali dan
memiliki kapasitas sama dengan DVD-R, biasanya 4,7 GB. Format ini dikembangkan
oleh Pioneer pada November 1999 dan telah disetujui oleh DVD Forum. Tidak
seperti DVD-RAM, DVD-RW dapat dimainkan di sekitar 75% DVD player biasa.
Fungsi :
Telah di jelaskan bahwa CD ROM mempunyai arti bahwa sebuah Hadware yang hanya
bisa membaca CD saja. Selain kegunaan dasar tersebut CD ROM juga digunakan
untuk melakukan penginstalasian sebuah OS (OPERATING SYSTEM), Game, atau
Software-software lainnya.
Atau melakukan booting pada saat msuk ke OS bila sebuah System tidak mau
berjalan. DVD-RW Drive menggunakan sinar laser merah untuk menulis informasi
dari komputer ke merekam discs, baik DVD-R discs, yang tidak dapat dihapus,
atau DVD -RW discs, yang dapat terhapus dan tercatat sekitar 1000 kali.
Cara kerja :
Pada CDROM informasi yang tersimpan juga berupa 0 dan 1. Tentunya angka 0 dan 1 ini bukan langsung tertulis berupa angka 0 dan 1 melainkan merupakan keadaan pada lapisan tertentu pada CD-ROM tersebut. CD-ROM yang dibahas disini adalah CD ROM yang dicetak bukan CD-R ataupun CD-RW.Pada
dasarnya semua CD memberikan informasi menggunakan teknik apakah suatu sinar yang
diarahkan pada suatu posisi akan dipantulkan ke titik tertentu atau tidak. Perbedaannya
terletak pada cara CD tersebut melakukannya. Pada CD-ROM yang memang dicetak,
dipantulkan tidaknya suatu sinar itu ditentukan oleh cetakan yang digunakan. Jadi cetakan yang digunakan harus disesuaikan dengan informasi yang ingin
disimpan.
Setelah dicetak tidak bisa lagi diubah data digital yang tersimpan pada CD-ROM
tersusun mulai dari bagian terdalam pada CD-ROM menuju ke bagian terluar dari CD-ROM. Selain lapisan yang berguna untuk memantulkan
cahaya, masih ada beberapa bagian lain dari CD-ROM. Suatu CD-ROMbiasanya
memiliki 4 buah bagian, yaitu label, protective layer, reflective layer, dan polycarbonate
plastic. Pada pembacaannya sendiri CD-ROM ini akan diputar dengan kecepatan
sudut yang tinggi. Oleh karena itu pola yang dicetak pada CD-ROM tersebut haruslah
memiliki tingkat presisi yang tinggi. Bila ini tidak dipenuhi, penyimpangan
informasi bisa saja terjadi. Pada CD-ROM Drive masa kini, kecepatan sudut ini
akan terus dipertahankan hingga pada saat pembacaan bagian terluar dari CD-ROM.
Hal ini membuat kecepatan linier (kecepatan pembacaan) semakin tinggi pada
daerah yang semakin luar. Dengan kecepatan setinggi ini CD-ROM Drive yang
digunakan juga harus memiliki tingkat presisi yang tinggi pula.
Oleh karena itu wajar saja bila suatu CD-ROM Drive akan melakukan pembacaan
dengan kecepatan yang lebih rendah terhadap CDROM yang sudah mengalami
banyak gangguan seperti halnya goresan.
BLU-RAY
Pengertian :
Cakram Blu-ray (Inggris: Blu-ray Disc
disingkat BD). Nama Blu-ray diambil dari laser biru-ungu yang digunakan untuk
membaca dan menulis cakram jenis ini. Cakram Blu-ray dapat menyimpan data yang
lebih banyak dari format DVD yang lebih umum karena panjang gelombang laser biru-ungu
yang dipakai hanya 405nm dimana lebih pendek dibandingkan laser merah, 650nm
yang sering dipakai oleh DVD dan Compact Disk.
Fungsi :
Format cakram optik untuk penyimpanan
media digital termasuk video definisi tinggi.
Cara Kerja :
Blu-ray
memungkinkan perekaman sampai 27GB atau 2jam video dengan ketajaman tinggi pada
disk 12cm satu sisi, satu layer menggunakan laser biru-violet 405nm. Disk
Blu-ray akan diisikan kedalam catridge yang akan melindinginya dari debu dan
sidik jari. Seperti halnya pada DVD, Blu-ray menggunakan teknologi kompresi
standar industri MPEG-2. Blu-ray menggunakan laser 405nm (biru-violet) yang
lebih pendek dengan lensa bercelah numerik 0,85. Celah numerik adalah ukuran
kemampuan lensa untuk mengumpulkan cahaya, dan juga panjang focal dan
perbesaran relatif. Celah numerik dari suatu lensa didapatkan dengan mengambil
nilai sinus dari sudut maksimum cahaya yang memasuki lensa. Misal drive blu-ray
mengumpulkan cahaya dengan sudut sampai 58,2ยบ, menghasilkan celah numerik sin
58,2 = 0,85. Celah numerik yang lebih tinggi akan memberikan penambahan
kemiringan dari cahaya yang memasuki lensa dan karenanya menghasilkan lebih
banyak citra yang terpisah.
Semakin tinggi celahnya, semakin pendek panjang vokalnya dan semakin bertambah perbesaranya. Lensa drive CD-ROM melakukan perbesaran kira-kira 20 kali, sementara lensa drive DVD melakukan perbesaran sekitar 40 kali. Lensa Blu-ray memperbesar sekitar 60 kali. Pembesaran yang lebih tinggi ini diperlukan karena jarak antar track pada disk Blu-ray diperkecil menjadi 0,32, dimana hampir setengahnya DVD biasa. Karena berurusan dengan densitas yang sangat tinggi, maka digunakanlah sebuah cartridge untuk menggenggam disk ini sehingga tercegah dari debu, sidik jari, dan goresan.
Dalam tahun
mendatang Blu-ray Disc diyakini akan menggantikan DVD ROM seperti yang saat ini
terjadi dimana CD ROM tergantikan oleh DVD ROM.
Memory card
Jenis-jenis memory card :
1. Memory Stick
Memory Stick merupakan memory
card yang diperkenalkan oleh SONY dan dipatenkan untuk
alat-alat elektronik keluarannya. Hampir semua kamera buatan SONY menggunakan memory
stick sebagai media penyimpanannya.
· Memory Stick Pro dan Memory Stick Duo
Merupakan generasi kedua Memory Stick dengan kecepatan dan kapasitas
penyimpanan yang meningkat.
· Memory Stick Micro M2
Memory Stick Micro (M2) menawarkan penyimpanan data yang lebih besar, saat ini
telah mencapai ukuran 8GB.
2. Multimedia Card (MMC)
Multimedia Card (MMC) merupakan kartu memori standar,
bentuknya lebih besar dari Memory Stick dan dapat dipergunakan pada slot SD
Card.
· RS-MMC ( Reduced Size Multimedia Card)Merupakan MMC generasi selanjutnya dengan ukuran lebih kecil, dapat digunakan pada slot MMC maupun SD Card dengan menggunakan sebuah adapter.
3. Secure Digital Card (SD Card)
Bentuk SD Card seukuran dengan MMC dengan kecepatan transfer data yang lebih
cepat. Banyak digunakan mulai dari handphone, kamera dan komputer. SD Card
mempunyai switch yang berfungsi agar SD Card menjadi write protected.
· Mini SD
Ukurannya kira-kira setengan ukuran SD Card, dapat dimasukkan kedalam slot SD
Card atau MMC dengan menggunakan sebuh Adapter.
· Micro SD / TransFlash
Ukurannya lebih kecil daripada Mini SD dan banyak digunakan pada handphone
sekarang. Kapasitas penyimpana data bisa mencapai hingga 16 GB.
· XD Card
Dikembangkan oleh Olympus dan Fuji untuk produk-produk kamera keluarannya.
4. Compact Flash Card (CF Card)
Compact Flash Card (CF Card) merupakan kartu memori yang paling banyak
digunakan pada kamera digital. Memiliki kecepatan transfer data yang paling
cepat karena memori ini memiliki chip controller. Selain
dapat meyimpan file multimedia juga dapat menyimpan file data lainnya seperti
text dan sebagainya.
5. Smart Media Card
Bentunya seukuran Flash Card dan dapat menyimpan berbagai bentuk file
multimedia.
oke mungkin itu aja dulu buat pengertian-pengertian materi yang dibahas..............!!!!!!
Selasa, 25 Oktober 2016
Oke kawan sekarang gua mau ngepost soal tugas kuliah gua, matkul Pengantar Teknologi Informasi, di postingan ini gue mau ngebahas tentang :
BARCODE READER
PENGERTIIAN BARCODE READER
Mesin pembaca kode dalam bentuk
kumpulan batang. Metode pengkodean yang dinyatakan dalam bentuk
garis-garis yang berbeda satu sama lain dan pembacaannya dilakukan
dengan bantuan sarana optik yang disebut dengan barcode reader. Biasanya
digunakan dalam pengkodean barang di supermarket, kartu, kode pos pada
amplop, dsb.
JENIS-JENIS BERCODE READER
Barcode Reader adalah alat yang
digunakan untuk membaca kode barcode. Tanpa kita sadari bahwa setiap
hari kita dapat menemui barcode pada barang-barang yang kita gunakan
sehari-hari. Seperti pada pasta gigi, sabun, pada makanan-makanan
ringan, dll.
Barcode dibedakan menjadi 2 jenis barcode :
1. Barcode 1 Dimensi
Barcode
1 dimensi terdiri dari garis-garis yang berwarna putih dan hitam. warna
putih untuk nilai 0 dan warna hitam untuk nilai 1.
2. Barcode 2 Dimensi
Barcode 2 dimensi sudah tidak berupa garis-garis lagi, akan tetapi
seperti gambar. jadi informasi yang tersimpan didalamnya akan lebih
besar.
untuk membuat kode barcode dari
delphi kita dapat memanfaatkan rave report yang udah include pada delphi
versi 7. kita dapat memilih type dari barcode yang akan kita buat.
diantaranya barcode untuk produk ritail, buku perpustakaan, anggota
berbeda-beda. Kode yang akan kita buat bisa bebas asalkan hanya
digunakan pada sistem disuatu tempat seperti perpustakaan, akan tetapi
untuk produk yang akan di edarkan dipasaran harus didaftarkan terlebih
dahulu ke GS1 agar tidak sama dengan produk yang lain.
Untuk menggunkan perangkat
barcode pada aplikasi kita sangat mudah. Sistem kerja sebuah barcode
reader hampir sama dengan inputan pada kayboard. jadi tidak diperlukan
lagi driver atau komponent untuk menggunakan barcode reader pada delphi.
kita tinggal hubungkan barcode ke PS2 kemudian komputer sudah
menganggap barcode reader tersebut adalah kayboard. Perbedaan barcode
reader dengan keyboard adalah barcode reader membaca sebuah kode barcode
kemudian memasukan kode tersebut kedalam komputer dengan menambahkan
karakter enter atau chr(13). Nah untuk itu kita tinggal memberikan event
onkeypress pada Tedit yang akan kita gunakan sebagai input kode
barcode.
1. BARCODE 1D
Ada banyak macam barcode 1
dimensi, ada code 128, 93, 39, EAN 13, EAN 8, UPC A, UPC E , Codabar dan
sebagainya. Code barcode tidak hanya berisi angka saja, huruf maupun
tanda baca juga bisa dibuat barcode. Type barcode yang bisa menampung
angka, huruf dan tanda baca yaitu Code 128, Code 93 dan Code 39. tapi
yang biasanya sering dipakai adalah Code 128. Selain bisa menampung
seluruh kode ASCII, Code 128 bisa lebih pendek dari Code 93 maupun 39,
meskipun jumlah karakter, isi barcode dan ukuran lebar barcode sama.
Adapun ukuran lebar barcode dinyatakan dalam mils (1mil = 1/1000 inch).
2. BARCODE 2D
Dua dimensi (2D) barcode terlihat seperti kotak atau empat persegi panjang yang berisi banyak kecil, titik individu.
Sebuah barcode 2D tunggal dapat menyimpan sejumlah besar informasi dan mungkin tetap dapat dibaca bahkan ketika dicetak pada ukuran kecil atau terukir ke produk. barcode 2D digunakan dalam berbagai industri, dari manufaktur dan pergudangan logistik dan kesehatan.
2. BARCODE 2D
Dua dimensi (2D) barcode terlihat seperti kotak atau empat persegi panjang yang berisi banyak kecil, titik individu.
Sebuah barcode 2D tunggal dapat menyimpan sejumlah besar informasi dan mungkin tetap dapat dibaca bahkan ketika dicetak pada ukuran kecil atau terukir ke produk. barcode 2D digunakan dalam berbagai industri, dari manufaktur dan pergudangan logistik dan kesehatan.
CARA KERJA BARCODE READER
Barcode merupakan instrumen yang
bekerja berdasarkan asas kerja digital. Pada konsep digital, hanya ada 2
sinyal data yang dikenal dan bersifat boolean, yaitu 0 atau 1. Ada arus
listrik atau tidak ada (dengan besaran tegangan tertentu, misalnya 5
volt dan 0 volt). Barcode menerapkannya pada batang-batang baris yang
terdiri dari warna hitam dan putih. Warna hitam mewakili bilangan 0 dan
warna putih mewakili bilangan 1. Mengapa demikian? Karena warna hitam
akan menyerap cahaya yang dipancarkan oleh alat pembaca barcode,
sedangkan warna putih akan memantulkan balik cahaya tersebut.
Selanjutnya, masing-masing batang
pada barcode memiliki ketebalan yang berbeda. Ketebalan inilah yang
akan diterjemahkan pada suatu nilai. Demikian, karena ketebalan batang
barcode menentukan waktu lintasan bagi titik sinar pembaca yang
dipancarkan oleh alat pembaca.
Dan sebab itu, batang-batang
barcode harus dibuat demikian sehingga memiliki kontras yang tinggi
terhadap bagian celah antara (yang menentukan cahaya). Sisi-sisi batang
barcode harus tegas dan lurus, serta tidak ada lubang atau noda titik
ditengah permukaannya. Sementara itu, ukuran titik sinar pembaca juga
tidak boleh melebihi celah antara batang barcode. Saat ini, ukuran titik
sinar yang umum digunakan adalah 4 kali titik yang dihasilkan printer
pada resolusi 300dpi
Saat ini terdapat beberapa jenis
instrumen pembaca barcode, yaitu: pena, laser, serta kamera. Pembaca
berbentuk pena memiliki pemancar cahaya dan dioda foto yang diletakkan
bersebelahan pada ujung pena. Pena disentuhkan dan digerakkan melintasi
deretan batang barcode. Dioda foto akan menerima intensitas cahaya yang
dipantulkan dan mengubahnya menjadi sinyal listrik, lalu diterjemahkan
dengan sistem yang mirip dengan morse.
Pembaca dengan pemancar sinar
laser tidak perlu digesekkan pada permukaan barcode, tapi dapat
dilakukan dari jarak yang relatif lebih jauh. Selain itu, pembaca jenis
ini memiliki cermin-cermin pemantul sehingga sudut pembacaan lebih
fleksible.
Pembaca barcode dengan sistem
kamera menggunaka sensor CCD (charge coupled device) untuk merekam foto
barcode, baru kemudian membaca dan menterjemahkannya kedalam sinyal
elektronik digital.
Bagaimana koneksi alat pembaca
barcode dengan komputer? Ada 2 macam koneksi, yaitu sistem keyboard
wedge dan sistem outpu RS232. Sistem ini menterjemahkan hasil pembacaan
barcode sebagai masukan (input) dari keyboard. Biasanya menggunakan port
serial pada komputer. Kita memerlukan software pengantara, umumnya
disebut software wedge yang akan mengalamatkan bacaan dari barcode ke
software pengolah data barcode tersebut.
FUNGSI BARCODE READER
Beberapa fungsi utama dari penggunaan barcode adalah:
Identifikasi Produk
Barcode digunakan sebagai
product indentification. Seperti yang sering kita jumpai di supermarket,
setiap kali pembayaran di kasir, selalu digunakan barcode reader untuk
membaca produk yang kita beli. Dari hasil scan tersebut akan tercatat
identitas dari produk tersebut. Biasanya, kode produk lah yang menjadi
sasaran tembak barcode reader. Dari kode produk tersebut kemudian muncul
1001 macam data yang dapat dipergunakan seperti misalnya:
Harga jual ·Tanggal produksi
Stok barang · dan lain-lain
Semuanya itu digunakan sesuai dengan kebutuhannya, tergantung dari database dan sistem ERP yang digunakan.
Traceability
Barcode juga merupakan salah
satu tools untuk melakukan trace terhadap suatu produk, baik back trace
maupun forward. Dari sebuah barcode, kita dapat mendapatkan kapan produk
tersebut diproduksi, kapan produk itu masuk ke gudang, kapan produk itu
keluar dari gudang. Lebih ke depan lagi, tim marketing modern
menggunakan barcode sebagai salah satu alat untuk melacak jalur
distribusi. Perusahaan dapat dengan mudah mengetahui siapa yang merusak
harga di pasaran dengan mengunakan barcode tersebut. Sebagai contoh,
harga produk A di daerah tertentu sangat jauh di bawah harga retail.
Dengan menggunakan barcode, akan dilacak kebelakang, produk tersebut
dikirim ke distributor mana. Dengan demikian, akan muncul dugaan siapa
yang pertama kali mendistribusikan produk tersebut.
Perkembangan teknologi dunia
sedikit banyak telah mempengaruhi penggunaan barcode. Banyak perusahaan
sudah mulai melirik RFID (Radio Frequency IDentification) sebagai
pengganti fungsi barcode. Secara cost, harga barcode masih lebih murah
dibandingkan dengan RFID, namun tampaknya dari segi mekanisme
penggunaan, RFID jauh lebih mudah.
Selasa, 27 September 2016
Art Of Mosion
haloo kawan gua disini bru bikin blog makanya sorry sorry aja klo masih kaku.....!!!
soal art of mosion itu bisa dibilang seni gerak tapi buat sekarang gua baru suka sama namanya parkour makanya buat sekarang gua mau ngabahas parkour
Parkour
kata wikipedia sii parkour itu aktivitas yang bertujuan untuk berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya, dengan efisien dan secepat-cepatnya, menggunakan prinsip kemampuan badan manusia. Itu berarti untuk menolong seseorang melintasi rintangan, yang bisa berupa apa saja di sekitar lingkungan dari cabang-cabang pohon dan batu-batuan hingga pegangan tangan dan tembok beton yang bisa dilatih di desa dan di kota. simplenya sih meloncat kesana kemari buat kesenangan si penghobby ini
Ada teknik-teknik parkour juga nih kita sharing yaa.......??
1. Presision Jump
Gerakan yang satu ini merupakan gerakan yang paling dasar dari parkour. Presision jump merupakan gerakan melompat dengan pendaratan dengan DUA KAKI. Untuk melakukan gerakan ini dengan sempurna, lakukan lah lompatan dengan bentuk parabola melingkar ke atas dengan bantuan ayunan tangan dari belakang ke depan.
2. Wall Climb
3.Wall Spin
4.Roll
Nahh gerakan ini merupakan gerakan yang wajib dikuasai oleh setiap praktisi parkour. Gerakan ini merupakan gerakan yang membantu seorang praktisi melakukan drop dari lompatan agar badan tidak terhempas keras ke bawah. Layaknya sebuah bola yang dilempar ke atas dan pada saat jatuh bola tersebut bergelinding dari hasil ayunan atau dorongan kedepan.
Gerakan Roll juga dapat membantu seorang praktisi untuk melanjutkan lari setelah lompatan dari atas ke bawah, karena posisi akhir Rolling aadalah setengah duduk dan posisi siap lari. (lihat gambar diatas)
itu sebagian teknik-teknik parkour yang gua jadiin referensi dri blog sebelah
http://parkour-generasi.blogspot.co.id/2013/07/teknik-teknik-parkour.html disitu ada lebih banyak teknik-teknik yang lain
Hemmm.....!! kyanya segitu dulu yang bisa gua share
http://parkour-generasi.blogspot.co.id/2013/07/teknik-teknik-parkour.html disitu ada lebih banyak teknik-teknik yang lain
Hemmm.....!! kyanya segitu dulu yang bisa gua share
Langganan:
Postingan (Atom)














